Kolam renang berbusa menjadi salah satu permasalahan yang sering
muncul pada perawatan kolam renang yang begitu menjengkelkan. Selain
berlumut, berubah warna menjadi hijau atau kekuningan, ditumbuhi alga,
permasalahan lainnya adalah munculnya busa pada air kolam renang. Hal
ini tentu saja mengganggu penampilan kolam renang sekaligus mengganggu
kenyamanan dalam berenang. Maka dari itu, permasalahan seperti ini harus
bisa segera diselesaiakan dengan cara yang baik dan benar, serta aman
bagi kesehatan maupun lingkungan.
Berenang merupakan aktivitas
yang dapat menjadi kegiatan untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot
dalam tubuh. Selain itu, aktivitas dalam air ini juga bisa menjadi salah
satu kegiatan untuk relaksasi dan menenangkan pikiran.
Dengan
asyik bermain air, berendam, dan berenang, maka segala stress dan rasa
letih dalam menghadapi padatnya aktivitas akan berkurang. Terlebih lagi
jika dilakukan bersama dengan orang tercinta seperti pasangan atau
bersama keluarga.
Namun, jika kolam renang ternyata memiliki
kualitas air yang kurang baik, air berbusa, bau, dan berwarna keruh,
tentu saja akan mengurungkan niat seseorang untuk berenang di dalamnya.
Maka semaksimal mungkin perawatan harus dilakukan dengan baik dan benar,
serta dilakukan secara rutin agar kolam renang dapat terjaga.
Ciri-Ciri Kolam Berbusa
Terdapat
dua jenis kolam renang, yakni indoor atau di dalam ruangan, serta
outdoor atau di luar ruangan. Pada kedua jenis kolam ini, yang paling
sering terjadi air kolam berbusa adalah kolam renang outdoor. Namun
demikian, tidak jarang pula kolam renang indoor juga berbusa, sehingga
semuanya tergantung pada perawatan kolam renang.
Kolam renang yang
berbusa ditandai dengan munculnya busa-busa kecil seperti sabun atau
bahkan berupa gelembung-gelembung yang cukup besar. Ketika digunakan
untuk berenang, maka busa yang terbentuk semakin banyak dan menumpuk
pada sudut-sudut kolam renang.
Jika telah muncul tanda-tanda
seperti ini, maka berarti Anda sudah harus melakukan perawatan kepada
kolam renang Anda. Apabila Anda tidak segera melakukan perawatan, maka
busa yang terbentuk lama-kelamaan bisa menjadi lumut dan kolam renang
akan berkerak. Air kolam renang pun juga akan semakin keruh, bahkan
muncul aroma yang kurang sedap.
Kondisi kolam renang yang sudah
seperti ini, tentu saja akan membutuhkan perawatan yang cukup rumit.
Anda harus melakukan pembersihan kotoran dan kerak yang menempel di
dinding dan lantai kolam renang. Selain itu, Anda juga harus
membersihkan filter dari endapan yang telah mengerak. Di samping itu,
Anda juga harus menanggung biaya perawatan yang tidak murah.
Cara Mengatasi Kolam Renang Berbusa
Apabila
air kolam di rumah Anda sudah menunjukkan adanya gejala berbusa, maka
Anda sebaiknya segera melakukan perawatan. Adapun cara ampuh untuk
mengatasi kolam renang yang berbusa adalah sebagai berikut:
Air Kolam Berbusa
Jika
gejala yang ditunjukkan masih berupa air kolam yang berbusa, Anda bisa
mengatasinya dengan leaf skimmer atau saringan guna menangkap busa-busa
yang ada di permukan. Selain itu Anda bisa menambahkan granular
sebaganyak setengah kilogram. Hal ini bergungsi untuk munculnya
busa-busa kembali.
Busa Telah Menjadi Lumut
Jika busa pada
permukaan air telah menempel pada dinding dan menjadi lumut, maka
langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengangkat lumut yang
tumbuh di dinding kolam. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa
menggunakan sikat untuk merontokkan lumut.
Selain itu, tambahkan
granular dan soda as masing-masing sebanyak setengah kilogram. Fungsi
dari soda as adalah untuk menghilangkan bau yang tidak sedap pada air
kolam renang dari sisa-sisa lumut yang masih tertinggal.
Membatasi Penggunaan Terusi
Pembatasan
penggunaan bahan terusi juga mampu menekan produksi busa pada kolam
renang. Anda harus mengatur penggunaan terusi agar tidak mengakibatkan
kolam mudah berbusa. Pemberian terusi bisa Anda batasi dengan minimal 2
minggu sekali sebanyak satu genggam.
Rutin Membersihkan Debu pada Kolam Renang
Debu,
sampah, serta kotoran lainnya harus segera Anda bersihkan dari kolam
renang. Sebab, berbagai kotoran ini mampu menimbulkan kerak pada
dinding, sehingga sangat sulit untuk dihilangkan. Selain itu, debu dan
kotoran lain yang masuk ke dalam kolam renang dapat mengakibatkan air
kolam renang berbusa
Kolam renang bisa berfungsi secara optimal apabila didukung dengan chemical. Tanpa adanya chemical, kolam renang akan menjadi keruh dan tak layak pakai. Hanya saja, tak semua chemical bisa digunakan untuk kolam renang. Maka dari itu, anda harus memperhatikan jenis chemical yang baik untuk kolam renang. Selain mengetahui jenisnya, anda harus memahami takaran chemical untuk kolam renang. Dengan begitu, kolam renang bisa tetap layak pakai dalam jangka waktu yang lama. recyclenation.com Takaran Chemical Untuk Kolam Renang Dalam menentukan takaran chemical untuk kolam renang, ada banyak faktor yang harus anda perhatikan. Adapun salah satu faktor tersebut ialah ukuran kolam renang. Tak bisa dipungkiri bahwa semakin luas ukuran kolam renang, maka kebutuhan chemical juga semakin tinggi. Meski begitu, hal tersebut bukanlah patokan. Masih ada banyak hal lainnya yang juga harus anda perhatikan. Yang pasti, anda juga harus memperhatikan kondisi kolam renang yang ingin anda beri c...
Setelah pemberian obat kolam renang selesai dilakukan, maka anda juga perlu memeriksa kandungan pH dalam kolam. Jika kandungan pH terlalu rendah maka air kolam bersifat asam. Air yang asam akan bersifat korosif, sehingga bisa meyebabkan karat pada logam dan atau membuatnya mudah terkikis. Selain itu, tingkat asam yang terlalu tinggi pada air akan menimbulkan noda kuning pada keramik di dinding dan lantai kolam renang. Sebaliknya, jika kandungan pH dalam air terlalu tinggi, atau terlalu basa, air tersebut akan menjadi ladang bagi tumbuhnya mikroorganisme. Mikroorganisme seperti alga, ganggang, lumut, dan bakteri sangat menyukai kondiri air yang basa. Selain itu, air yang bersifat basa juga akan menyebabkan warna kolam keruh dan kehijauan. Tentu saja, hal ini bisa merusak sisi aesthetic dari kolam renang anda. Demikian penjelasan kami mengenai jenis dan kegunaan obat kolam renang. Semoga bermanfaat, dan bisa membantu anda dalam menentukan obat kolam renang yang tepat untuk kolam anda. ...
Jika kita membahas tentang kolam renang tentu bukan hanya sekedar konstruksi beton dengan bentuk persegi panjang atau bulat yang diisi air di dalamnya. Bila berbicara mengenai kolam renang, tentu termasuk sarana dan prasarana pendukung supaya kolam renang berfungsi sebagaimana mestinya. Mempunyai kolam renang butuh biaya yang tidak sedikit. Sebab ada banyak sarana pendukung yang harus anda sediakan, seperti perawatan kolam renang, filter, termasuk pompa kolam renang dan lain sebagainya. Pompa kolam renang merupakan salah satu peralatan yang di ilang penting untuk sebuah kolam renang. Fungsi dari pompa tersebut sebagai penghisap dan pendorong air menuju ke bagian filter. Lalu sesudah air melewati sistem filtrasi, air bisa kembali didorong masuk ke dalam kolam renang lagi. Dengan berkembangnya teknologi, sekarang ini sudah banyak tipe dan merk pompa yang banyak dijual di pasaran. Dengan demikian, akan membuat anda merasa bingung untuk memilih seperti apa pompa untuk kolam ...
Komentar
Posting Komentar